Hesti.id – Lionel Messi akhirnya memecah kebuntuan dengan mencetak gol pertamanya sejak ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada 8 Agustus lalu. Gol tersebut tercipta saat Inter Miami bermain imbang 2-2 melawan Philadelphia Union dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) di ScottsMiracle-Gro Field, Rabu (19/8/2026) malam waktu setempat.
Megabintang asal Argentina itu tampil sejak menit awal dan langsung menjadi motor serangan Inter Miami. Pada menit ke-21, Messi memberikan assist cerdas untuk gol Daniel Pinter. Umpan silang Messi disundul Luis Suarez ke arah Pinter yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang lawan.
Gol Emosional untuk Sang Ayah
Lima menit berselang, Messi menggandakan keunggulan Inter Miami lewat aksi individunya. Bergerak dari sisi kanan, pemain berusia 39 tahun itu memotong ke tengah dan melepaskan tembakan kaki kiri yang melengkung indah ke pojok gawang. Gol tersebut sontak disambut sorak sorai penonton.
Also Read
Selebrasi Messi pun penuh makna. Ia menunjuk ke langit dan melakukan selebrasi hening bersama rekan-rekan setimnya, sebagai penghormatan untuk sang ayah yang juga berperan sebagai agennya selama ini. Ini merupakan gol pertama Messi sejak kembali bermain setelah kepergian Jorge Messi.
Sebelumnya, Messi sempat absen dalam laga Leagues Cup melawan Monterrey pada 8 Agustus untuk terbang ke Argentina menghadiri pemakaman ayahnya. Ia kembali tampil sebagai pemain pengganti saat Inter Miami kalah dari Leon pada 12 Agustus, namun belum mampu mencetak gol.
Performa Messi dan Posisi Inter Miami
Dengan gol tersebut, Messi kini mengoleksi 13 gol dan 9 assist dalam 17 penampilan di MLS musim ini. Ia berada di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak, tertinggal satu gol dari Petar Musa yang membela FC Dallas. Secara keseluruhan, Messi telah mencetak 922 gol sepanjang karier profesionalnya.
Namun, hasil imbang ini membuat Inter Miami belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi. Tim asuhan Tata Martino itu kini tertahan di peringkat kedua klasemen Wilayah Timur dengan 36 poin dari 20 laga, tertinggal tujuh poin dari Nashville SC yang memuncaki klasemen.
Pelatih Philadelphia Union, Jim Curtin, mengakui kualitas Messi. “Dia pemain luar biasa. Meski sudah berusia 39 tahun, ia masih mampu membuat perbedaan. Kami beruntung bisa membawa pulang satu poin,” ujarnya usai pertandingan.
Pemain Lain dan Insiden Kartu Merah
Selain Messi, laga ini juga diwarnai aksi pemain muda Philadelphia, Cavan Sullivan. Gelandang berusia 16 tahun itu mencatatkan assist ketujuhnya musim ini untuk gol Indiana Vassilev pada menit ke-11. Sementara gol penyeimbang Philadelphia dicetak oleh bek muda Neil Pierre pada menit ke-58.
Menjelang akhir pertandingan, terjadi keributan antara pemain kedua tim yang berujung kartu merah untuk Yannick Bright dari Inter Miami dan Cavan Sullivan dari Philadelphia pada masa injury time. Insiden tersebut sempat memicu ketegangan, namun wasit berhasil meredamnya.
Hasil ini menjadi catatan tersendiri bagi Inter Miami yang akan menghadapi jadwal padat ke depan. Messi diharapkan terus menunjukkan performa terbaiknya untuk membawa timnya bersaing di papan atas klasemen.
Di sisi lain, kehadiran Messi di MLS semakin memperkuat daya tarik liga. Bersama deretan bintang lain seperti Robert Lewandowski, Antoine Griezmann, dan Luis Suarez, kompetisi sepak bola Amerika Serikat semakin diminati publik dunia.









